Gubernur Bengkulu semarakkan gerakan "Ayo Berkebun"

a

.

Inspirasinews.co - Upaya antisipasi kerawanan pangan akibat dampak Wabah Covid-19, Gubernur Bengkulu semarakkan   gerakan "Ayo Berkebun", Jumat (29/5) bertempat di UPT Laboratorium Dinas PU-TR Provinsi Bengkulu.

Pantauan Media ini, Acara dihadiri Langsung oleh Gubernur Bengkulu DR H Rohidin Mersyah, Kapolda Bengkulu, Danrem, Dalanal, Kajati, Sekda, Kapala OPD, Rektor Unib.

Gubernur Bengkulu DR H Rohidin Mersyah Mengatakan Kegiatan ini salah satu Upaya Untuk Antisipasi Kerawanan Pangan Akibat Dampak Covid-19 di Provinsi Bengkulu.

"ini salah satu Upaya Untuk Antisipasi Kerawanan Pangan Akibat Dampak Covid-19 di Provinsi Bengkulu,"Ujar Gubernur Rohidin.

Gubernur Bengkulu mengatakan Gerakan Ayo Berkebun ini muncul setelah adanya inisiatif dari Mahasiswa perantau yang ada di Bengkulu untuk membantu Pemerintah dan juga masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan, hal ini lantaran selama wabah Covid-19 para mahasiswa tidak bisa pulang kampung/mudik. Untuk itu mereka berinisiatif memanfaatkan lahan tidur.

Menyikapi usulan ini, Gubernur Rohidin langsung merespon positif hal ini karena mahasiswa yang tidak bisa mudik ini memiliki waktu luang yang cukup panjang dan sangat baik jika dimanfaatkan untuk hal positif seperti Gerakan Ayo Berkebun ini. Gubernur Rohidin langsung menkordinasikan hal ini bersama forkopimda sehingga bertepatan hari ini dilakukan launching Gerakan Ayo Berkebun.

"Mahasiswa perantau di Bengkulu yang tidak bisa pulang kampung, mudik, dan waktu luangnya cukup panjang jadi mereka berinisiatif mendukung sektor pertanian agar tetap tumbuh dan produktif dengan memanfaatkan lahan tidur di sekitar pemukiman, perkarangan-perkarangan perkantoran, ini sebuah hal yang sangat positif satu sisi memanfaatkan waktu luang yang kedua menunjukkan bahwa kepedulian kita kepada sektor pertanian untuk menciptakan Ketahanan pangan," ujarnya.

Selain itu, Gubernur Rohidin juga menyampaikan bahwa manfaat dari Gerakan Ayo Berkebun ini tidak hanya membantu sektor pertanian saja namun juga berdampak bagus pada diri sendiri karena dengan kegiatan ini tubuh ada aktivitas fisik dan sangat baik dalam membangun imunitas tubuh di masa pandemi Covid-19.

"Terpenting ada aktivitas fisik sehingga kita bisa lebih sehat, kita pastikan dalam wabah Covid-19 secara fisik kita mampu menghadapinya tetap dalam kondisi sehat, di sisi lain produktivitas kita justru harus lebih baik. Ini betul-betul ide inisiatif dari adik-adik mahasiswa terus kita kordinasikan dengan forkopimda agar sekali lagi adik-adik Mahasiswa juga melihat fakta di lapangan kondisi sosial masyarakat yang mereka terjun langsung, ini bagus sekali," tutupnya. (Frd/AMBO)

Article Type